melihat blog teman2 ku yang pada nulis ttg "peran penting kadiv/biro dalam pencapaian hmif sbg learning organization", gw jadi termotivasi pgn nulis lagi...
dalam postingan gw sebelumnya, gw udh mengungkapkan tujuan hidup gw dan mngapa gw mnjadikan itu sebagai tujuan hidup..
untuk mengingatkan kembali, gw pernah mengungkapkan bahwa tujuan hidup gw adalah untuk belajar..
karena gw sadar, manusia tidak akan bisa bertahan hidup tanpa "belajar"
"belajar" adalah suatu proses yang dilakukan tanpa henti seumur hidup
sampai sekarang pun gw masih belum bisa menentukan, apakah "belajar untuk hidup" atau "hidup untuk belajar"
kedua kata itu seperti siklus yang tak akan pernah berhenti
tidak mudah melakukan pembelajaran ttg hidup
tidak akan habis hal-hal di dunia ini untuk dipelajari
tak akan cukup umur kita, tak akan cukup otak kita, tak akan cukup tinta yg ada di dunia
seperti yang ada dalam salah satu hadis (CMIIW)
jika air laut yang ada di dunia ini menjadi tinta, tidak akan cukup untuk menuliskan ilmu-Nya
begitulah kurang lebih
yang perlu diperhatikan adalah, proses blajar yg seperti apa yg harus dilakukan dalam hidup ini?
yg namanya suatu proses, berarti ada suatu perubahan status, dari keadaan awal(input) ke keadaan akhir(output)
dalam suatu proses belajar, pastinya diharapkan keadaan output yang lebih baik daripada keadaan input
dan sebagai mahluk sosial, manusia tentunya membutuhkan manusia yang lainnya
hidup saling berdampingan, saling membantu
manusia hidup dalam suatu komunitas sosial
dan sampe sekarang gw blm pernah melihat ada manusia yang bisa hidup tanpa bantuan dari manusia lain
dan seiring dengan kebutuhan yang smakin komplex, manusia yang mempunyai tujuan yang sama membentuk suatu perkumpulan
perkumpulan yang terstruktur dengan baik
perkumpulan dengan pembagian tugas yang jelas
perkumpulan yang dapat memenuhi kebutuhan mereka, dengan lebih efektif
karena persamaan tujuan itu lah, terbentuk suatu organisasi
berangkat dari arti "belajar" dan "organisasi" versi gw tadi, dapat gw simpulkan bahwa
learning organization (organisasi pembelajar) adalah tempat dimana sekumpulan orang belajar, memperbaiki diri, dan bekerja bersama demi terwujudnya tujuan yang telah disepakati bersama tadi dan hidup yg lebih baik.
gw jadi inget pas LKO dulu
pas waktu itu gw disuru bawa barang yang dapat menggambarkan komitmen gw terhadap hmif
waktu itu gw bawa lidi...
knp lidi?
filosofinya...
lidi klo cuma satu doank, bakalan cepet patah...
tapi klo lidinya ada banyak, bakalan susah untuk dipatahin
bgitu jg dgn gw...
gw sebagai manusia biasa tentu byk kekurangan dan kelemahannya
tetapi jika gw berada dalam suatu komunitas yang dapat mendukung gw untuk terus melakukan pembelajaran, maka gw akan dapat menjadi pribadi yang lebih baik
akan lebih mudah ketika kita bergerak bersama-sama, dibanding bergerak sendiri
karena, dalam suatu komunitas,
kita dapat saling mengingatkan untuk mlakukan yang terbaik,
kita dapat saling menutupi kekurangan masing-masing
kita dapat saling berbagi pengalaman
kita dapat saling memperbaiki diri
dan gw menemukan itu dalam hmif
selama ini, hmif menjadi wadah gw untuk slalu belajar dan memperbaiki diri
dan smoga,untuk ke depannya, hmif tetap menjadi organisasi yang selalu belajar
dan menjadi wadah bagi para anggotanya untuk belajar
hmif sebagai learning organization
:D
referensi : my "unsynchronize mind and heart"
hehe
Label: seurieus
karena salah satu bagian dari visi misi kahim kepengurusan ini adalah membudayakan menulis, maka mulai skrg, gw harus rajin2 mnulis juga..
udh sering nulis sih, apalagi di blog ini...
tapi maksudnya adalah, menuliskan sesuatu yang lebih berbobot...
(dengan kata lain slama ini tulisan gw g berbobot...gw mngakui dah klo slama ini tulisan gw g mutu)
hari ini dimulai dengan kegiatan TFT yaitu Training for trainer, di darul hikam.
dimulai dengan materi konsep diri...
mnurut gw, inti dari materi tersebut adalah mengenal...
yang pertama adalah mengenal orang lain.
bagaimana cara kita dalam menilai seseorang, baik ketika kita baru kenal atopun udh kenal lama
kadang2 masih ada aja yang terlewat oleh kita walaupun udh akrab dengan seseorang
atau mungkin kesan pertama kita sama skali salah ketika kita sudah mengenal dengan baik
yang gw dapet adalah, harus knal dulu!!
ketika kita sudah mengenal seseorang dengan baik, kita bisa menentukan bentuk kerja sama apa yang bisa dilakukan
tentu aja kerja sama yang cocok dengan kita berdua (gw dgn seseorang yg dikenal itu)
trus penting juga dipikirin cara ngelakuin kerja sama itu (dengan pendekatan spt apa), biar g ada yang merasa terbebani
contoh kongkrit yang ada di himp:
gw kenal ama seorang anggota himpunan yang berkepribadian sanguin yang notabene seseorang dengan ide2 cemerlang, slalu ceria di setiap suasana, dan jauh dari kata serius (walopun bisa serius jg). trus, tiba2 dy disuru masuk ke psda yang mayoritas kerjaannya ngomongin kaderisasi. bisa aja sih sebenernya, tapi sebagai pribadi, pengembangan diri yang dy lakukan g akan sebaik jika dy ada di divkel (divisi yang menurut gw sanguin bgt)
yang kedua adalah mengenal diri sendiri
ini yang sampe skrg masih gw bingung
dan gw g ngerti gw harus apa
gw harus gmn
bahkan apa yg harus gw cari (untuk mengenal diri sendiri) pun gw g tau..
dan gw g tau parameter apa yg harus gw pake dalam proses mengenal diri sndiri ini
dan sepertiny mengenal diri sendiri itu lebih sulit drpd mengenal org lain
udh hampir 18 tahun gw hidup bersama dgn diri gw yg skrg
tapi tetep aja, gw mrasa blm mengenali tuh..
dan ini mgkn bakal jadi peer gw seumur hidup...
gw juga tadi smpet bingung ketika ditanya, 10 tahun ke depan pgn jadi apa?
tahpapa...
gw bener2 g kbayang...
tapi gw punya satu prinsip..
apapun peran yg gw mainkan nanti di masyarakat, gw akan tetep jadi gw...
that's it..
materi yg kedua adalah tentang peran, fungsi, dan posisi mahasiswa..
untuk materi yg ini, gw sbnrnya masih "ngawang bgt"
iya gw ngerti klo mahasiswa itu sbg iron stock, guardian of value, sama agent of change
iya gw ngerti klo mahasiswa itu sbg jembatan antara pemerintah dan rakyat kecil
tapi, gw masih blm bisa tau gmn cara ngepraktekinnya
maksudnya, gw g ngerti contoh kongkritnya ky apa
karena slama ini gw blm ngeliat dengan mata kpala gw sndiri
biasalah anak teknik, baru bisa mempercayai klo udh melihat, mendengar, merasa, ato klo udh ada bukti ilmiah nya
(buset vin, bahasa lo???)
yang terpikir skrg adalah, gmn caranya mahasiswa bisa jadi penghubung pemerintah dan rakyat??
kenyataannya adalah terlalu byk masalah2 intern dalam "mahasiswa" itu sndiri
mo gerak aja susah..
yang satu pengennya gini, yang satu lagi pengennya gitu
masih membawa kepentingan masing2 kubu, arogansi yg ga ada abisnya...
duh, bru ngomong yg berbau politik dikit aja udh pusing...
cukup sekian dulu lah untuk hari ini...
mo coding dulu lah
Queue nya udh penuh...
hehe
Label: seurieus

