9:43 PM

Memasak atau Implementasi KMS ?

Ceritanya, tugas akhir saya adalah tentang bagaimana cara mengukur tingkat kesiapan (readiness) suatu perusahaan untuk mengimplementasi knowledge management system (KMS). Di tengah-tengah pengerjaan tugas tersebut, saya tiba-tiba merasa lapar dan ingin makan panekuk. Tapi untuk membuat panekuk saya membutuhkan bahan-bahan antara lain telur, terigu, susu, dan garam. Anggap saja komposisi yang idealnya kira-kira sebagai berikut

  • 3 butir telur
  • 500 gr terigu
  • 1 liter susu
  • 1/2 sdt garam
Dan tentu saja butuh kompor dan wajan untuk memasaknya. ^_^

Jika saya tidak punya salah satu bahan/alat tersebut atau jumlah dari bahan tersebut masih kurang, maka saya harus memenuhinya terlebih dahulu. Ketika seluruh bahan dan alat sudah lengkap dengan jumlah yang sesuai, maka saya sudah siap untuk memasak panekuk. ^_^
Pertanyaan selanjutnya, sukseskah saya memasak panekuk? Belum tentu. Ketika saya sudah siap memasak, belum tentu saya akan sukses memasak panekuk. Bisa saja saya menyalakan api kompor terlalu besar, atau keasikan ngegosip hingga gosong, atau bahkan tidak tahu cara menyalakan kompor. :p

Sama halnya dengan implementasi KMS pada suatu organisasi. Untuk menentukan apakah suatu perusahaan telah ready untuk mengimplementasi KMS, perusahaan tersebut harus memiliki 'bahan' dan 'alat' dengan 'jumlah' yang cukup. 'alat' dan 'bahan' ini biasa disebut dengan knowledge management critical success factors. Apakah perusahaan yang ready untuk mengimplementasi KMS akan dengan mudah menerapkan KMS? Belum tentu. Diperlukan komitmen dari seluruh pegawai dan juga motivasi dari top management serta strategi implementasi yang cerdik hingga akhirnya KMS dapat dimanfaatkan perusahaan untuk menghasilkan suatu nilai.

Sekian postingan kali ini. Selamat memasak! Selamat mengerjakan TA!

6:25 PM

Five people you meet in heaven - Mitch Albom

Di dunia setelah kematian, ada lima orang yang akan kita temui nanti. Mungkin mereka adalah orang-orang yang kita kenal, namun bisa jadi kita sama sekali tidak tahu menahu tentang mereka. Lima orang tersebut adalah orang yang telah mengubah jalan hidup kita, atau sebaliknya, tanpa kita sadari. Lima orang tersebut yang akan mengingatkan kita tentang apa saja yang telah kita lakukan selama di dunia.

Orang pertama mengajarkan pada Eddie bahwa semua kehidupan saling berkaitan. Kelahiran dan kematian merupakan bagian dari kehidupan. Dan tidak ada kehidupan yang sia-sia. Satu-satunya waktu yang kita sia-siakan adalah waktu yang kita habiskan dengan mengira bahwa kita hanya sendirian.

Orang kedua mengajarkan pada Eddie tentang pengorbanan. Pengorbanan adalah bagian dari kehidupan. Bukan sesuatu untuk disesali, namun untuk didambakan. Ketika kita mengorbankan sesuatu yang berharga, kita tidak benar-benar kehilangan hal tersebut. Kita hanya meneruskannya kepada orang lain.

Orang ketiga mengajarkan pada Eddie untuk memaafkan. Menyimpan rasa marah adalah racun yang akan menggerogoti dari dalam. Kita selalu mengira bahwa kebencian adalah senjata untuk menyerang orang-orang yang telah menyakiti kita. Yang tidak kita sadari adalah, kebencian merupakan pedang bermata dua. Dan luka yang kita buat dengan pedang itu, akan melukai diri kita juga. Karena itu, belajar lah untuk memaafkan.

Orang keempat mengajarkan pada Eddie tentang cinta. Ketika seseorang yang kamu cintai pergi meninggalkan kita, jangan pernah merasa bahwa cinta telah direnggut darimu. Cinta yang hilang tetaplah cinta, hanya bentuknya saja yang berbeda. Ketika kehidupan harus berakhir, cinta tidak. Kenangan lah yang membuatnya tetap ada.

Orang kelima mengingatkan Eddie pada apa yang telah dilakukannya selama di dunia. Selama hidup, manusia tak mungkin terlepas dari kesalahan dan pasti pernah berbuat kebaikan. Ketika Eddie merasa bahwa dirinya tidak berguna dan merasa bersalah atas kematian orang kelima tersebut, orang kelima mengingatkan bahwa selama hidupnya Eddie telah melindungi dan menyelamatkan anak-anak. Eddie telah berbuat baik untuk anak-anak.

Kira-kira siapakah orang-orang yang akan Anda temui nanti? Apakah yang akan mereka katakan tentang Anda? Tentunya, semua itu akan bergantung pada bagaimana Anda menjalani hidup Anda saat ini.
:)

9:33 PM

Minggu Pertama Kuliah

Setelah liburan selama satu bulan, akhirnya masuk kuliah lagi. Semester ini, gw ngambil 21 sks : 5 sks S2, 14 SKS S1, 2 sks tambahan biar 1 sks mata kuliah nonProdi terpenuhi. Cukup banyak untuk semester terakhir..blom lagi masih ada utang (baca : seminar) yang belom terbayar..

Hari Senin, kuliah gw cuma Manajemen Inovasi (3sks) dari TI. Pas ke kelas, penuh banget ternyata. Ruangan 9125 di GKU Barat aja udh ga cukup buat nampung peserta kuliahnya. Nunggu dosen sampe sekitar setengah jam, akhirnya smua anak IF cabut dari kelas..hehe..

Hari Selasa, ada kuliah Sistem Terdistribusi (3sks) jam9. Ternyata kuliahnya diundur sampe jam 10. Dan kasusnya sama kaya Maninov. Pesertanya ada skitar 300 orang (dua angkatan) dan ga cukup kelasnya. waktu itu, dua kelas digabung jadi satu di 7602. Sampe ada yang berdiri gitu di kelas. Untuk kuliahnya baru perkenalan. Kalo kuliah beneran, kebayang deh pegelnya kaya apa.
Setelah Sister, ada kuliah Kualitas Perangkat Lunak (2sks). hmmm, nothing particular..

Hari Rabu, gw ada kuliah Komunikasi Antar Personal (2sks) dan Pembangunan Perangkat Lunak (3sks). Kedua kuliah ini merupakan kuliah yang amat sangat bertolak belakang buat gw. Pas kuliah KAP, dosennya menyenangkan, banyak cerita, dan materi kuliahnya cukup gw senangi. Pas kuliah PPL, kyaaaaaaa.... Mengerikan. Yang ada di bayangan gw adalah semester ini gw akan berkutat dengan UML dan ngoding. Sial! Ternyata ga cukup sekali gw mengalami hal itu.

Hari Kamis adalah hari full rapat. Diawali dengan kuliah sister jam 8 - 9.. Abis itu, kuliah Jurnalisme Sains dan Teknologi (2sks). Jam 10an sampe jam 11 anrapat sama anak2 S2, nentuin spesifikasi buat PPL. jam 11an sampe jam 1an rapat asisten SI buat persiapan software vaganza. Jam 1an sampe jam 3an rapat arkavidia buat ngeliat kesiapan panitia. ckckck..rapat mulu dah
Jam 3, gw harus izin dari rapat karena ada maninov. Maninov nya dipindahin kelasnya, bukan sama Pak Joksis, tapi jadinya sama Pak Pamuji. Huhu. Agak kecewa sih, tapi dijalanin dulu aja deh. Sapa tau enak ngajarnya. hehe

Hari Jumat, ada kuliah Sosioteknologi Informasi (3sks). Dosennya Pak Munawar. Pas kuliah ini, Beliau nampak sangat bersemangat ketika bercerita tentang penjualan Indosat ke Singapur. Kata Beliau, "Megawati itu bodoh. Masa' kita punya burung bertelur emas, tapi yang dijual malah burungnya". hehe. Sorenya, skitar jam 5, ikut rapat panitia arkavidia deh..sampe skitar jam 6an.

Well, bye bye holiday..Welcome busy days.
Semangaaaaatt!!